Di larang COPY PASTE semua tulisan yang ada di dalam blog ini tanpa ijin. Kalau ada yang ingin ditanyakan, sharing dan saling belajar, jangan sungkan kirim email di yuanitacik@gmail.com , dengan senang hati akan saya balas :)

{Don't ever COPY PASTE all text in this blog without permission. If you want to ask, share and learn from each other, do not hesitate to send an email at yuanitacik@gmail.com , i will be glad to reply :) }

Senin, 27 Februari 2012

Penyesalan berbuntut Kekecewaan --> Love your pets

Nasi sudah menjadi bubur
Penyesalan selalu datang terakhir.
Yah, kalau datangnya awal memang bukan penyesalan namanya. Aku punya 2 anjing, yang satu aku gak tau jenisnya apa, dia berwarna coklat-hitam, aku beri nama Browni. Dan yang satunya jenis poodle berwarna putih, aku beri nama Iwul karena bulunya yang kriwul. Kedua anjing itu aku dapatkan gratis, teman mamaku ngasih Browni 12 Desember 2011 (saat itu Browni berumur 3 bulanan), sedangkan Iwul kakakku dapat dari langganan supir taxi yang menemukan Iwul tersesat di jalan, tidak jelas berapa umurnya, kelihatannya sudah tua karena giginya sudah kuning, bau mulut yang tidak sedap dan mata kanan yang sudah agak rabun, kondisi itulah yang bikin aku jarang peluk-peluk Iwul, but love both of them ^^


Sekitar seminggu yang lalu, hari Kamis tepatnya 16 Februari, temanku pengen main ke rumah karena pengen ngajak anjingnya (jenis Syberian Husky, masih berumur sekitar 3 bulan) kenalan dengan anjing lain supaya gak kuper. Awalnya aku senang-senang saja, tapi pacarku menyarankan supaya aku saja yang ke sana. Akhirnya aku dan pacarku membawa Iwul dengan pertimbangan ukuran badannya yang kecil dan ringan, juga sikapnya yang agak diam dan jarang berontak. Sesampainya di sana, Byron Buster (nama husky temanku) langsung bermain-main dengan Iwul dan bisa dibayangkan kalau anjing bermain pasti sambil gigit-gigit kecil yang tanpa melukai. Sebenarnya aku agak gak terima dan kasihan karena bulu Iwul basah semua kena liurnya Byron, tapi karena Iwul diam saja aku pikir dia enjoy dengan pertemuannya, malahan Iwul sempat melampiaskan nafsunya ke Byron padahal mereka berdua cowok ckckckckck.

Hari Minggu, 18 Februari, temanku mengajak jalan-jalan pagi di sekitar rumahnya dengan para anjing. Deeply inside my heart... aku gak suka dengan ide ini. Aku kurang suka ngajak anjing-anjingku jalan-jalan, karena bikin anjingku jadi semakin jauh mainnya, aku lebih suka ngajak mereka main tangkap bola di teras. Tapi pacarku terlanjur meng-iya-kan, jadi aku bawa Iwul lagi dengan terpaksa. Ternyata temanku ini ngajak anjing temannya juga, its name is Bendol, jadi kami jalan-jalan pagi ber-tiga. Bendol lebih anteng daripada Byron, tapi tetap aja Iwul lebih sering diajak main sama Byron.

Sepulangnya dari acara itu aku masih belum menyadari ada sesuatu yang aneh dari Iwul, dan beberapa hari kemudian, di suatu pagi papaku teriak-teriak kalau ada luka lecet di badan Iwul, tepatnya di ketiak kaki depan kanan, mamaku sempat menyalahkan Browni, tapi aku gak percaya kalau itu ulah Browni, karena selama ini saat mereka bermain tidak pernah sekalipun Browni menyerang area itu. Aku mencoba ingat-ingat, dan... ingatanku melayang-layang ke pertemuan Iwul dan Byron. Oh nooooo..... yang aku herankan kenapa Iwul gak berontak sama sekali? Kenapa dia gak protes sama sekali? Luka itu segera diobati dengan betadine, tapi besoknya luka itu malah keluar nanah, oh my God.... segera aku bersihkan dengan alkohol dan aku beri betadine lagi, tapi lagi-lagi besoknya masih keluar nanah dan malah semakin luas ke area punggungnya. Jangan ditanya bagaimana rasanya waktu itu, aku miris sekali melihat luka-luka itu, aku bersihkan dan aku gunting bulu-bulunya, aku kasih minyak tawon. Lagi-lagi luka itu gak sembuh-sembuh, aku hampir putus asa, aku minta pacarku tanya ke si empunya Byron, dan dia bilang dikasih minyak kayu putih aja. Aku turuti saran itu, tapi tetap saja luka itu gak mengering. Akhirnya aku ke petshop dan disarankan beli obat semprot scabies. Lukanya lumayan mengering tapi baunya terlalu menyengat dan menggangu nafsu makan Iwul, juga Browni.

Sabtu sore Iwul malah sempat kayak hilang keseimbangan dan mau ambruk, dia meringik, sedih rasanya liat dia lemas kayak gitu, pengen aku bawa ke dokter hewan tapi biayanya mahal. Aku menyesal, sangat-amat menyesal, aku jaga dia terus-menerus sampai dia bisa tidur, aku korbankan acara malam minggu, padahal saat itu pacarku libur. Aku kasihan sama mereka berdua, Iwul kesakitan, badannya sering gemetar dan agak membungkuk menahan perih, sedangkan Browni terpaksa aku rantai terus karena takut nanti mereka bermain dan tidak sengaja tersenggol. Sampai akhirnya ada yang kasih tau obat untuk luka (karena bapaknya memang dokter hewan di Jakarta), obat tsb 2 macam -yang satu semacam puyer ditabur di luka dan yang satu tablet diminumkan 1/16nya- dan untuk menggantikan makanannya (karena Iwul gak nafsu makan) dikasih susu+kuning telur mentah dengan cara pake spuit/ alat suntik bekas tanpa jarum. Aku baru mencoba obat taburnya, karena belum mendapatkan alat suntik bekas, susah beli di apotik walaupun aku minta tanpa jarum dan aku jelaskan kalau untuk kasih obat ke anjing, mungkin takut disalahgunakan untuk narkoba. Aku baru dapetin spuit tadi pagi di kantor, ada banyak alat suntik untuk mengisi tinta yang belum pernah dipakai sama sekali. Aku pengen segera sore dan pulang ke rumah, ketemu Iwul lagi ^^

Aku membayangkan wajah lucu Iwul,
Aku kangen kelincahan Iwul saat bermain kejar-kejaran,
Aku kangen kegagahan Iwul saat ada orang asing di depan rumah,
Aku kangen kejahilan Iwul saat bermain dengan Browni,
Aku kangen gaya Iwul saat makan camilan,
Aku kangen gonggongan Iwul yang melengking,
Aku kangen keceriaan Iwul,
I miss u so much Iwul....
Get well soon and we play again ^^

Aku gak mau menyalahkan siapa pun lagi, yang jelas aku gak mau lagi ngajak Iwul ataupun Browni bertemu anjing lain. Aku gak siap menerima hal-hal mengejutkan seperti ini lagi, aku gak mau sesuatu yang buruk terjadi pada anjing-anjingku. Biarlah orang menilai aku ini terlalu paranoid, yang jelas... i really love my pets

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih sudah bersedia membaca hingga akhir posting... ^^

FeedReader button