Di larang COPY PASTE semua tulisan yang ada di dalam blog ini tanpa ijin. Kalau ada yang ingin ditanyakan, sharing dan saling belajar, jangan sungkan kirim email di yuanitacik@gmail.com , dengan senang hati akan saya balas :)

{Don't ever COPY PASTE all text in this blog without permission. If you want to ask, share and learn from each other, do not hesitate to send an email at yuanitacik@gmail.com , i will be glad to reply :) }

Senin, 20 Februari 2012

The Most Important Thing in Sewing


Menjahit memang menyenangkan, setelah sekian lama mencari-cari info cara membuat baju, aku bertekad ingin membuat baju, gak tanggung-tanggung langsung 2 dress sekaligus (terinspirasi bu Tatiana Vidi). Dengan pemikiran yang dangkal aku langsung meluncur ke toko kain, memilih corak dan kualitas kain katun yang aku suka, aku membeli 2 kain : bercorak garis-garis warna merah putih dan yang satunya flowery yang didominasi warna orange.

Sesampainya di rumah dengan semangat menggebu-gebu aku langsung siap-siap jahit, lha kok njeketek aku melewatkan banyak peralatan jahit-menjahit seperti kertas pola, kapur jahit, jarum pentul, dll. OMG... terpaksa deh jahit-menjahitnya mengalami delay hahahaha... mamaku cuma bisa mengelus dada melihat anaknya yang kelewat ceroboh ini sliwar-sliwer kebingungan. Padahal di buku-buku panduan menjahit yang aku punya sudah jelas-jelas mencantumkan peralatan menjahit apa saja yang dibutuhkan, tapi tidak aku baca dengan seksama karena aku lebih terpaku pada cara menjahit wkwkwkwk.. sekarang rasain deh akibatnya.

Nah, dari sini aku gak mau dong terulang lagi, langsung aku bikin list apa aja yang aku butuhkan kala menjahit, aku kasi judul "THE MOST IMPORTANT THING IN SEWING"

Rabu, 15 Februari 2012

[review buku] Little Black Dress

Buku karya Ibu Tatiana Vidi yang diterbitkan Gramedia ini aku beli sekitar seminggu yang lalu setelah sekian lama memendam keinginan. Sebenernya gak sengaja juga aku liatnya, gara-gara liat covernya itu...awesome...^^

Iseng-iseng pas aku buka contoh bukunya, kok keliatannya gampang ya? hhhmmm... niatan buat belajar jahit langsung menggebu-gebu. Harganya menurutku really worth it, 45.000 rupiah kalian sudah dapetin panduan membuat dress  yang sangat gampang dimengerti, mulai dari cara bikin pola, cara jahitnya dan finishingnya.

Cara bikin pola yang diajarkan Bu Tatiana Vidi di buku ini gampang banget, gak rumit sama sekali, cuma perlu mengukur 3 ukuran yang paling penting : lingkar dada, lingkar pinggul dan lingkar pinggang, lalu dari ukuran tersebut kita bisa tau termasuk XS (Xtra Small), S (Small), M (Medium) atau L (Large). Selanjutnya tinggal ikuti step by step panduan bikin pola.

Banyak gambar yang sangat-sangat membantu para pemula (terutama yang belum pernah menjahit sama sekali kayak aku). Menurutku buku ini layak banget dibeli oleh pemula seperti diriku ini hehe. Panduannya gak cuma kata-kata, tapi juga ada gambar yang mendukung setiap penjelasan, bahasa yang dipakai gampang banget dicerna.

Awalnya aku gak ngerti cara pasang lengan, cara pakai kain keras, cara bikin dan jahit manset pada lengan, juga cara jahit bisban, jadi langsung ngeh begitu liat gambar-gambarnya dan langsung manggut-manggut dan bergumam "ealah...begini toh caranya". Bu Tatiana Vidi ini emang hebat ^^, kalau aja bisa ketemu langsung aku akan peluk Bu Tatiana Vidi and say thanks for her. Minggu ini aku sudah bertekad pengen bikin setidaknya 1 dress. Nanti kalau sudah jadi aku posting lagi step by step that i've done.  Wish me luck ^^v

Pokoknya buat kalian yang belum bisa jahit, trus pengen belajar tapi belum punya dana lebih ataupun waktu luang untuk kursus menjahit, beli aja buku ini. Dijamin gak nyesel deh

***update***
karena banyak juga yang mempertanyakan ke aku apa sih isi bukunya, maka akan saya sebutkan point pentingnya :
Dalam buku ini diajarkan antara lain :
- membuat pola
- membuat dress lengan pendek
- membuat dress kerah
- membuat dress polkadot
- membuat dress furing
- membuat dress kancing depan

Teknik-teknik menjahit yang diajarkan step by step (plus gambar panduan) antara lain :
- memasang lengan
- memasang viselin/ kain keras pada kain
- memasang resleting
- memasang kerah (dalam buku ini kerah rebah yang dipakai)
- memasang manset lengan
- memasang bisban
- memasang furing (ini agak rumit tapi dijelaskan secara detail kok, jadi tenang saja...)

And.. TIPS from me, buat yang benar-benar pemula seperti aku ini...
perhatikan baik-baik setiap instruksi dari awal hingga akhir, karena aku sempat gak baca dengan seksama panduan awalnya untuk potong kain, harusnya gak perlu diberi kelebihan, malah aku lebihin 1 cm, jadinya longgar deh. Cek di sini untuk lihat betapa longgarnya dress jahitanku sampe kelihatan kayak daster :D

***update 3 November 2016***
Buku ini sudah tidak lagi dijual di Gramedia, bahkan sudah tidak terbit lagi.
Ada beberapa orang yang email dan minta tolong difotocopykan , tapi saya menghargai jerih payah bu Tatiana Vidi, jadi saya mencari info di akun sosial media beliau dan ternyata beliau masih menjualnya, bukan lagi disebut buku melainkan e-tutorial, berupa file pdf yang isinya kurang lebih sama seperti buku ini.
Jadi... kalau kalian masih berminat dengan buku ini bisa membeli e-tutorial di blognya bu Tatiana Vidi langsung (klik di sini)
Ada juga akun Facebooknya : Asyiknya menjahit


Happy trying...


Kamis, 12 Januari 2012

New Hobby [again] --> Sewing

Buat kalian yang baca post ini, jangan kaget yah kenapa aku tambahkan "[again]" di judulnya. Aku termasuk orang yang gak bisa fokus pada satu tujuan, ya itulah salah satu kelemahanku yang sering bikin aku pusing sendiri. Sebentar senang fotografi, lalu masak, ngrajut, bikin handycraft, oprek2 komputer, trus bikin desain corel dan seterusnya. Mamaku sampe capek sendiri liatnya, tapi untung aja beliau sabar banget. Paling-paling cuma berpesan "kalau udah bosen ya disimpan barang-barangnya yang rapi, biar nanti kalau mau ngelanjutin gampang carinya".

Sebenarnya dari eS-eM-Pe aku udah tertarik dengan dunia perjahitan, waktu disuruh milih pelajaran ekstra : tata boga atau tata busana aku lebih memilih tata boga, alasannya karena di rumah ada mesin jahit, jadi bisa belajar sama mama. Nah di tata boga ini ada pelajaran bikin kue tart, makanya mama semakin mendukung aku pilih tata boga. Tapi ternyata tetep aja jiwaku di tata busana, tiap teman-temanku ada tugas, selalu aku yang dijadikan andalan, entah itu menyulam, merajut, ataupun bikin celemek.

Tiap ke toko buku, yang aku beli malah buku panduan menjahit, bukannya panduan memasak, sampe teman-temanku bingung "anak tata boga kok beli buku tata busana?". Aku sih cuma bisa bilang "suka suka aku dong, aku yang beli kok" hehe badung banget ya. Tapi begitu sampai rumah dan pengen praktek, eh...malah mutung gara-gara bingung cara membagi ukuran buat bikin pola baju (waktu itu aku gak terlalu dekat dengan mama), akhirnya tuh buku cuma jadi pajangan. Pernah juga emak (nenek alias mamanya papaku) ngajarin aku bikin pola baju pas lagi menginap di rumah, tapi passion menjahitku masih belum greget banget saat itu, jadi ya berhenti di tempat lagi

Sekitar Maret 2010, aku ketemu teman eS-De, dia cerita kalau pernah ikut kursus jahit. Aku pengeeeeennnn banget kursus jahit, tapi dana dan juga waktu kurang mendukung. Biaya kursus sekitar 3 juta rupiah per paketnya, 1 paket ditempuh selama 6 bulan, jadi kira-kira 500ribu /bulan, masih terasa berat buat aku karena aku menjadi tulang punggung buat keluargaku, lagipula hari kerjaku 6 hari selama seminggu. Aku pendam lagi keinginan itu.

Dan akhirnya..sekitar Agustus 2011, saat browsing di kantor secara gak sengaja aku lihat blog Bu Wiwi, semangatku timbul lagi. Aku jadi lebih sering browsing cara-cara menjahit yang mudah, dan tiap ke toko buku, aku selalu liat-liat buku panduan menjahit. Dari kegiatan browsing itulah aku liat website Mbak Farida dan Mbak Diah Soehadi semangatku semakin menggebu-gebu, apalagi Mbak Farida memberi aku semangat.

Sekarang ini, aku selalu ngikutin beberapa blog yang menurutku inspiring. Semoga saja hobiku yang satu ini bisa tahan lama dan menghasilkan, karena menurutku hobi menjahit itu menguntungkan secara pribadi, antara lain :
  • bisa bikin baju sendiri, lebih hemat dan lebih memuaskan (terutama untuk badan yang gak biasa seperti aku bilang aja terlalu kurus)
  • bisa cari uang tambahan dari hasil-hasil menjahit (tapi ini belum aku terapkan)
  • bisa ngisi waktu luang dengan berguna

Eh, tapi aku lupa belum cerita satu hal : aku belum bisa menjahit dengan mesin jahit, sssssttttt......
Jadi aku akan bekerja sama dengan mamaku : aku yang bikin pola dan model bajunya, mamaku yang jahit ^^
Tenang aja... aku akan belajar jahit dengan mesin jahit juga kok dari beliau. Doakan aku segera bisa menjahit yaaa....
FeedReader button