Di larang COPY PASTE semua tulisan yang ada di dalam blog ini tanpa ijin. Kalau ada yang ingin ditanyakan, sharing dan saling belajar, jangan sungkan kirim email di yuanitacik@gmail.com , dengan senang hati akan saya balas :)

{Don't ever COPY PASTE all text in this blog without permission. If you want to ask, share and learn from each other, do not hesitate to send an email at yuanitacik@gmail.com , i will be glad to reply :) }
Tampilkan postingan dengan label alat jahit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alat jahit. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 November 2016

Cara Pasang Alat Pembuat Lubang Kancing di Mesin Jahit Jadul

Hello hello... aku kembali lagi ke alam blog menepati hutangku pada pembaca blog ini, tapi hutang yang aku bayar kali ini bukan posting jahitan dulu ya... kali ini aku pengen bahas cara pasang Alat Pembuat Lubang Kancing Nissan di mesin jahit jadul. Kalo kalian bingung mesin jahit jadul kayak gimana coba klik link ini. Mesin jahit yang seperti itulah yang aku julukin mesin jahit jadul xixixi....

Okay, gak usah berlama-lama, yuk langsung aja aku jelasin tentang alatnya
gambar 1

gambar 2

Aku jelasinnya pakai gambar yang bawah aja ya... yang udah dibeber satu-satu alatnya di luar kotak.
Mulai dari atas kiri (searah jarum jam ya...) :
1. Plat penutup drop feed dog
2. Alat pembuat lubang kancing
3. Puller template (untuk mengeluarkan template dari alat)- Skrup (untuk mengaitkan alat ke mesin jahit)
4. Template lubang kancing
5. Skrup (untuk mengaitkan alat ke mesin jahit)
6. Pendedel *gak ikut kefoto di foto yang bawah*

Sebenarnya di kemasan ada panduan cara pemasangan sih... tapi saya pengen jelasin ulang buat kalian yang mungkin punya alatnya tapi panduannya hilang.

Nah, untuk caranya, aku bagi jadi 3 bagian ya.. :
1. Memasang plat drop feed dog
2. Memasang alat pembuat lubang kancing
3. Melepas/ mengganti template lubang kancing



MEMASANG PLAT PENUTUP DROP FEED DOG
Lepaskan sepatu mesin jahit sekaligus dengan skrupnya. Ah iya, untuk amannya, lebih baik JARUM DILEPAS juga supaya gak tertusuk ataupun kebaret jarumnya. Saat bikin tuto ini aku males lepasin jarum, akibatnya tanganku sempat kebaret (T.T)

gambar 3
Oh iya, kalau kalian tadi sempat baca drop feed dog dan gak tau itu apa, lihat bagian yang ditunjuk panah putih (gambar 3), ada gerigi yang nongol ke atas, itu namanya drop feed dog, fungsinya menggerakkan kain saat kita menjahit

Buka penutup sekoci dengan cara digeser
gambar 4


Lalu siapkan plat penutup drop feed dog
gambar 5
bagian yang ditunjuk panah putih dan jempol saya yang lentik itu dikaitkan di bagian mesin yang ditunjuk panah merah. Nah, kemarin itu waktu saya pasang platnya itu gak bisa dikaitkan, karena terlalu sempit. Lha terus gimana dong?? Tenaaaanggg... perhatikan gambar berikutnya ya...

Cukit dengan bantuan obeng pipih ke arah atas, gak usah terlalu banyak nyukitnya, kalian kira-kira aja, yang penting bisa dikaitkan ke mesin jahit.
gambar 6

Selanjutnya, perhatikan panah putih atau jari telunjuk dan jari tengah saya, nantinya bagian itu harus saling numpuk.
gambar 7


Kaitkan plat ke mesin jahit, pastikan bagian yang tadi (lihat panah putih di gambar 7) bisa benar-benar terkait ya..
gambar 8

Ah iya, harusnya waktu awal tadi selain buka penutup sekoci harus lepas sekocinya juga, tapi kalaupun lupa gak masalah kok, pastikan benang bawah sudah dimasukkan ke lubangnya plat (lihat panah putih mendatar di gambar 8).

Test dulu apakah jarum bisa melenggang kangkung di lubang plat tadi, soalnya kalau gak bisa masuk nanti jarumnya patah, bahaya lho...
gambar 9


Kembalikan penutup sekoci ke tempat semula, penutup sekoci ini menopang plat penutup drop feed dog supaya gak goyang-goyang waktu kita jahit lubang kancing
gambar 10


Pastikan plat sudah terpasang sempurna, cara gampangnya sih kalian goyang-goyang aja platnya, kalau udah gak goyang-goyang berarti udah pas.
gambar 11

gambar 12



MEMASANG ALAT PEMBUAT LUBANG KANCING
Siapkan alat pembuat lubang kancing, pegang dengan tangan kanan (perhatikan gambar 13)
gambar 13

(lihat panah di gambar 13) bagian ini bisa dinaik-turunkan supaya lebih mudah waktu memasang  ke mesin jahit

Pastikan celah bagian itu menjepit skrup penahan jarum (perhatikan panah putih di gambar 14)
gambar 14


Sambil menahan posisi alat, pastikan lubang untuk skrup di alat pas dengan lubang di tiang sepatu
gambar 15


Masukkan skrup ke lubang itu, putar. Pastikan benar-benar rapat


Alat sudah terpasang dan siap dipakai


Okay, sekian dulu penjelasannya tentang cara memasang, semoga mudah dimengerti yaaa... Maaf kalau gambarnya kurang jelas, karena aku peragain sendiri, potret sendiri, edit sendiri. Ah iya, kalau kalian lihat ada bintik-bintik hitam di tiap foto, itu bukan karna editan ya.. tapi memang kamera HPku saat itu lagi error, tiba-tiba berbintik hitam begitu, mau dibawa ke service center tapi malas terus. Laaahhhh..malah curcol. Selamat mencoba ya  temans...
Nantikan posting selanjutnya tentang cara memakai alat pelubang kancing ini ;)

Happy Sewing... ^^

Senin, 02 Maret 2015

[pamer] Mesin Jahit dan Mesin Obras Baru

Lihat postingan terakhir tertanggal 1 April 2014 jadi malu banget, hampir setahun gak ada aktivitas apa-apa di blog ini, sampai bingung bikin posting tentang apa dulu, banyak kejadian menyenangkan yang pengen aku bagi di sini. Aku awali dengan pamer mesin jahit dan mesin obras baru aja ya....soalnya udah hampir 3 tahun menanti dalam kegalauan, akhirnya punya mesin jahit baru dan mesin obras.
HURA! HURA! *niru kata-kata Masha*
Senangnya gak terkira deh, seperti anak kecil yang dikasih coklat.
 

Bertahun-tahun mantengin forum Belajar Jahit-Menjahit Sendiri di Femaledaily, googling tentang mesin jahit dan mesin obras. Aku sempat galau antara Janome atau Singer, karena rata-rata pada menyarankan Janome, jarang ada yang menyarankan Singer. Semangat beli mesin jahit dan mesin obras pun sempat tenggelam kena persiapan pernikahan yang sebegitu hebohnya.

Rencana awal sebenarnya cuma pengen beli mesin obras portable, karena di rumah orangtuaku sudah ada mesin jahit jadul yang masih tangguh walaupun sering rewel setting jahitannya. Lagipula aku sudah terlalu nyaman dengan genjotan mesin jahit, takut kalau pakai dinamo/pedal malah gak bisa mengendalikan kecepatannya. Tapi... sejak mamaku terima order bikin shower cap mesin jahit jadul jadi gak karuan jahitannya. Tiap aku mau jahit baju, mesin jahit disetel panjang jahitan sekitar 2mm, trus kalau mama mau jahit shower cap, disetel 4mm. Hampir tiap hari setel ini-itu, mungkin lama-lama mesin jahitnya capek kali ya, sampe akhirnya rewel gitu.

Nah, setelah menikah, aku sementara tinggal di rumah mertua, kalau lagi butuh jahit ya lari ke rumah orangtuaku, untung aja jaraknya deket. Lama-lama males boyong jahitan sana-sini, belum lagi kalau  mama lagi kejar setoran gak kepengen diganggu dulu jahit-jahitnya, atau pas pengen dedel-dedel di rumah mertua tapi lupa bawa pendedel jadi gak mood deh. Mau gak mau aku harus punya mesin jahit sendiri supaya gak ganggu mama. Rencana berubah lagi jadi pengen mesin jahit dan mesin obras sekalian.
Pilihan saat itu cuman 2 :
1. nempil [gantiin] mesin jahit jadul second punya yangti suami yang gak pernah dipake, dan mesin obras portable beli baru atau cari-cari yang second. Tapiii... kamar kami ada di atas, kalau mesin jahitnya ditaruh di bawah gak ada tempat yang memadai, kalau ditaruh di atas siapa yang angkat ntar??
2. beli mesin jahit dan mesin obras portable baru, tapi ujung-ujungnya duit lagi, mana cukup buat beli mesin jahit dan mesin obras??

Sesungguhnya aku lebih sreg opsi pertama, tapi karena pertimbangan penempatannya ntar susah, suami mengharuskan PORTABLE, cuman balik lagi duitnya, sempat mewek karena ngerasa mustahil banget beli yang portable semua, emang sih aku dapet THR, tapi cuma cukup buat beli salah satu aja. Syukurlah THR suami ternyata lumayan lebih gede, dia bersedia nambahin dana buat beli 2 mesin itu. Mulai deh getol googling lagi, semangat tanya sana-sini tentang harga dan sebagainya. Budget dibatasi 5jutaan, maksimal 6 juta, lebih dari itu harus pilih salah satu mesin jahit atau mesin obras. Pikir-pikir... liburan lebaran selama seminggu sudah melambai-lambai, harus segera beli nih, biar nanti semisal pas liburan gak kemana-mana tetep ada kegiatan di rumah.

Okay, selanjutnya aku bikin list pertimbangan pilih mesin jahit :
- 1 step buttonhole (1 langkah lubang kancing)
- bisa jahit jeans
- watt jangan lebih dari 100W

- ada service centernya
- spare part gampang dicari
- banyaknya variasi jahitan gak penting, toh jarang pake

Pertimbangan mesin obras :
- 4 benang
- bisa untuk kaos
- bisa neci (gak bagus banget gpp, yang penting bisa *maksa ya hehehe*)

Buka-buka buku harian, liat type-type mesin jahit yang pernah aku incar, googling sana-sini akhirnya dapet pilihan sbb :
- mesin jahit : Janome J3-24, Singer HD4423
- mesin obras : Janome 990DX, Singer 14HD854

Suatu hari Sabtu, 19 Juli 2014, di siang bolong sepulang kerja, panas-panas kami berangkat survey, rencana rute ada 3 toko :
1. New Patinda
2. Pelita
3. Dealer Singer di Maspion Square

Berhubung suami kebablasan, rute jadi dibalik, pertama ke Pelita dulu. Tokonya kecil tapi koleksinya lumayan, tapi di toko ini Janome paling bagus adanya Indigo 18, J3-24 gak ada, mesin obras ada sih, tapi aku kurang sreg dengan penjelasannya, agak kurang informatif gitu, trus pemiliknya lebih menyarankan merk lain kayak Butterfly, Yamata atau Yamato aku lupa. Tapi overall pemilik tokonya baik, aku langsung dikasi kartu nama dan diminta menghubungi nomer telepon tsb kalau ada yang perlu ditanyakan.

Rute kedua di New Patinda [ini tempat aku beli alat lubang kancing]. Toko ini sederet dengan Pelita, tapi dipisah gang kecil dan satu toko. Aku dan suami jalan kaki ke sana, sementara motor tetep parkir di depan Pelita. Di toko ini pegawainya cukup cekatan, langsung ditanyain perlu cari apa, berhubung aku agak ogah diikutin aku bilang kalau mau liat-liat dulu, pegawainya langsung menjauh hehe. Koleksi mesin jahitnya hampir sama seperti Pelita, jual spare part dan pernak pernik mesin jahit juga. Aku tanya-tanya harga ke pegawai yang kayaknya namanya Tere, disuruh duduk dan aku diliatin katalog Janome dan Singer, J3-24 gak ada, 990DX juga lagi kosong :((
Pegawainya yang lain bilang untuk Singer  yang seri HD [Heavy Duty] lebih kuat, karena dalamnya bahan metal/ besi, tapi Tere lebih suka bikinan Janome. Aku juga naksir Janome, tapi suami bilang putaran stichnya Indigo 18 agak membingungkan, lebih mudah yang Singer punya [menurut suamiku lho ya...aku sih nurut aja dah].

Endingnya suami lebih sreg dengan punya Singer, menurut dia sih bahan Singer yang seri HD lebih bagus. Dasarnya lelaki, kalau udah sreg sama sesuatu udah ogah survey ke tempat lain lagi, disuruhlah deal mesin jahit Singer HD 4423 dan mesin obras 14HD854 sekalian, tapi yang namanya wanita ya, gak afdol kalau gak  nawar harga dulu, setelah proses tawar-menawar yang agak alot, akhirnya Tere menyerah dengan harga yang aku minta hahaha... arigato mbak...
Sempat bingung sama motor yang masih parkir di Pelita, jadi suami ambil motornya dulu di Pelita, katanya gak enak kalau bawa mesin jahitnya ke sana, ya iya lah...

Setelah bayar, diajari cara pemakaiannya mesin jahit dan mesin obras dengan bapak pegawai situ, namanya pak Santoso, cara jelasinnya enak banget, humoris. Aku sempat tanya servis mesin jahit jadul yang bisa datang ke rumah, dikasih referensi orang yang lain karena Pak Santoso ternyata cuman bisa servis mesin jahit industri. Terima kasih pak...

Selanjutnya bawa pulang mesin jahit dan mesin obras. Kardusnya ternyata lumayan geday, untungnya kardus mesin jahit masih cukup ditaruh di depan dan kardus mesin obras aku pangku. Eh ternyata capek juga bo'... beratnya memang gak seberat sekardus air minum gelas, tapi dimensinya itu lho rempong bener, punggung rasanya nyeri begitu sampe rumah, tapi tetep seneng lah udah keturutan semua hahaha... i love u so much suamiku... :-*

Begitu sampe rumah, saking penasarannya, langsung coba jahit celana yang ujung jahitannya lepas, trus obras kain perca, ternyata pake dinamo/ pedal itu gampang lho, gak susah seperti yang aku bayangkan. Menjahit dengan dinamo/ pedal itu sama seperti nyetir mobil, semakin dalam nginjaknya semakin kencang larinya. Sayangnya, masih belum ada meja yang pas buat jahit, pengennya beli meja lipat buat mesin jahit. Ahhh... ada aja ya yang dipengenin hahahaha. Oh iya, ini penampakan mesin jahit dan mesin obrasnya :


Mesin Jahit Singer HD 4423

Mesin Obras Singer 14HD854

Udahan ya ceritanya, aku pengen jahit dulu, lagi kemaruk mesin jahit dan mesin obras baru nih hehehehe...

Happy Monday...

Senin, 03 Februari 2014

Sepatu Lubang Kancing atau Alat Pembuat Lubang Kancing???

Hai hai... Lama gak nge-blog, lihat posting terakhir tanggal 8 Maret 2013, jiahhh... hampir setahun *gubrak*, jadi malu sama tetangga yang rutin nge-blog. Banyak draft yang belum keposting pula. Hfffttt.. banyak kesibukan yang bikin aku gak bisa blogging *jiahhh....sok sibuk banget ya*

Setelah sekian lama menggalau tentang lubang kancing, akhirnya aku punya sepatu lubang kancing untuk mesin jahit jadulku, so gak ada lagi deh acara galau jahit baju berlubang kancing *jejingkrakan*


Awal mulanya gegara ngerumpi di thread "jahit menjahit" femaledaily, di thread itu (page 101 dan 102 sempat hot-hotnya ngerumpiin sepatu lubang kancing untuk mesin jahit jadul, aku mau beli tapi masih maju-mundur, di thread itu ada member kasih info kalo Rumah Jahit Haifa pernah pakai barang itu.

Saat itu bulan Mei 2012 lho... baru niat beli bulan ini, hampir 2 taun bo... lama banget ya mikir-mikirnya. Memang faktor utamanya : MALAS, malas keluar rumah lah, malas tanya by phone lah, soalnya telp toko seringnya gak diangkat, kalopun diangkat orangnya pelit kasi info, ujung-ujungnya disuru dateng ke toko :( *mewek di pojokan*.
Trus ada juga info kalo pake alat/ sepatu itu nanti bikin mesin jahitnya cepet rusak, jahitannya amburadul, dan sebagainya, mikir-mikir lagi deh. Memang sih ada solusi yang gampang : BELI MESIN JAHIT PORTABLE yang notabene pasti ada fitur lubang kancing, ada yang 1 langkah, ada juga yang 4 langkah, tapi ujung-ujungnya balik lagi faktor DUIT

And then... gegara ngerumpi again... tapi kali ini via PM (Personal Message) di facebook sama MamahDepin, bergejolak lagi deh hasrat pengen punya sepatu lubang kancing *apalagi waktu itu menjelang Imlek, berharap dapet angpao hahaha*. Trus dapet info juga dari tanteku, juga ortunya temen kantor yang dulunya penjahit, katanya sepatu lubang kancing itu gak bakalan bikin mesin jahitnya rusak, jahitan amburadul itu masih wajar, karena memang harus telaten nyetel pengaturan jahitannya

So... gak pake lama langsung deh googling itu barang. Ternyata ada dua macam (setauku) : bahan besi tapi ditutup plastik (Nissan) dan bahan besi (YS Star). Ini gambarnya :
Nissan B-6

 

YS Star (YS-4454)
(gambar dari sini)


Harganya cukup terjangkau, sekitar 200ribuan, yang jual onlen ada sih... tapi rasanya gak afdol kalo gak lihat langsung barangnya, diajarin cara pasangnya juga. Akhirnya capcus deh booking pacarku Sabtu kemarin pulang kerja buat nganterin pas ke toko mesin jahit *ya iya lah, masa ke toko buku*.

Toko yang jadi inceranku ada empat :
(1) Sumber Jaya Indah,
(2) New Patinda,
(3) Pelita,
(4) Toko Obor *kalo gak salah inget*
Tiga toko pertama itu sederet di Jalan Bubutan, yang terakhir di Jalan Pasar Besar

Toko pertama : Sumber Jaya Indah atau Sumber Djaja Indah ya?? Lupa hehehehe. Gak begitu susah nyarinya, di komplek pertokoan setelah BG Junction, tulisan di rukonya lumayan gede. Di toko ini aku baru tau ternyata nama barang yang aku cari bukan sepatu lubang kancing tapi "alat pembuat lubang kancing", jadi... mari mulai sekarang kita menyebutnya "alat pembuat lubang kancing". Di toko ini cuma ada cuman YS Star, sempet kaget banget karena ternyata gede banget alatnya dan kelihatan "garang" seperti transformer *lebay*. Karena masih penasaran sama Nissan, aku lanjut lagi ke toko kedua. Pas di parkiran pacarku sempat protes, beginilah kira-kira dialognya :
Pacar (P) : lho kamu gak pernah pake alatnya?
Aku (A) : enggak
P : kamu gak pernah tau alatnya?
A : enggak
P : ealah... ngajak-ngajak beli kirain udah tau... pantesan tadi kaget, bingung, trus pake tanya-tanya caranya
*yeee... kan emang harus liat sendiri dan tanya-tanya biar tau xixixixi*


Next, toko kedua : New Patinda, ini malah lebih gampang lagi, satu arah dengan toko pertama, setelah Halo Surabaya, sebelum lampu merah perempatan Tugu Pahlawan. Tokonya bersih dan terang *kalo ke sana lagi aku fotoin ya*, dan ada etalase untuk sparepartnya sendiri, jadi kalaupun pegawai toko gak tau maksud kita tapi kita tau wujudnya bisa langsung tunjuk aja barangnya. Awalnya ditunjukin yang YS Star aja, berhubung masih penasaran sama Nissan, aku kasih lihat gambar yang aku dapet dari internet, ternyata di toko ini ada lho. Ada juga yang mirip plek sama Nissan, lebih murah tapi kualitasnya *menurut pacarku* di bawah Nissan *iya lah, ada harga ada rupa*. Akhirnya beli yang punya Nissan.

Supaya para pembaca gak penasaran *jiahhh... emangnya ada yang baca blog jelek ini??? hahahaha* , aku kasi liat detail alatnya
Ada kotak dari bahan semacem plastik, jadi gak usah bingung ntar nyimpennya gimana, gak bakalan kececeran ntar



Ini isinya :
- Alat pembuat lubang kancing
- Skrup (untuk mengaitkan alat ke mesin jahit)
- Plat penutup drop feed dog
- Template lubang kancing
- Puller template (untuk mengeluarkan template dari alat)
- Pendedel

Keunggulan alat pelubang kancing Nissan *menurutku lho ya....* :
- tertutup plastik, jadi terlihat lebih rapi dan ringkas
- ada 2 macam lubang kancing, yang biasa (buat baju, blus, kemeja) dan yang ujungnya bulat (buat celana, jas, jaket)

Tapi tetep lah ya,,, tiap produk pasti ada kelebihan dan kekurangan, nah kekurangannya itu adalah... template tidak dijual terpisah, jadi kalau salah satu template hilang tidak bisa beli templatenya lagi *ini diingetin dari awal sama pegawainya, makasih ya mbak...*

Toko ketiga dan keempatnya mana??? Berhubung udah dapetin barangnya di toko kedua, maka aku pun pulang *Surabaya waktu itu panas bok*

Lumayan deh, lebih hemat daripada beli mesin jahit portable, dan yang paling penting gak ada lagi acara galau jahit baju yang pake lubang kancing kayak kemeja, blus, dll. Jadi gak sabar pengen jahit-jahit lagi

Ssssttt... next post aku bakal posting tips & tutorial cara pasang dan pakai alat pembuat lubang kancing di mesin jahit jadul, supaya kalian yang punya mesin jahit jadul gak manyun. Sabar ya...


***Update 2 November 2016 :
Aku sudah posting tips dan tutorial cara pasangnya yaaa. Klik di sini


Selamat hari Senin... ^^

FeedReader button