Di larang COPY PASTE semua tulisan yang ada di dalam blog ini tanpa ijin. Kalau ada yang ingin ditanyakan, sharing dan saling belajar, jangan sungkan kirim email di yuanitacik@gmail.com , dengan senang hati akan saya balas :)

{Don't ever COPY PASTE all text in this blog without permission. If you want to ask, share and learn from each other, do not hesitate to send an email at yuanitacik@gmail.com , i will be glad to reply :) }

Kamis, 12 April 2012

[makna hadiah] Happy Birthday Mama...

Selamat ulang tahun Mama...



58 tahun, tapi mama masih tetap bersemangat menjalani hidup. Susah... senang... sedih... di segala kondisi mama selalu bersyukur. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya aku tidak menghadiahkan apa-apa di hari ulang tahunnya, bukan karena pelit.. tapi di keluargaku memang jarang memberi hadiah ulang tahun, karena menurut papaku kasih hadiah gak perlu nunggu ulang tahun ataupun moment khusus lainnya, kalau bisa kasih hadiah hari ini ya kasih aja, hadiah akan lebih berkesan kalau diberikan di saat yang tepat, gak usah nunggu ulang tahun.

Akhir bulan lalu, waktu aku dan mama jalan-jalan di Tunjungan Plaza, kami sempat lihat-lihat baju di salah satu department store, mama menemukan ada 1 blazer yang bagus, memang bagus, dari bahannya, jahitannya, modelnya dan corak kainnya, aku pandang ekspresi mama sepertinya pengeeeeennnnn banget beli. Aku sudah mau membelikannya, tapi mama melarang, katanya "mahal", padahal menurutku cukup murah, cuman 150ribuan. Aku sudah pegang blazer itu, mau aku bawa ke kasir, tapi mama bilang "daripada beli blazer itu mending kamu kasih mama uang aja buat ditabung, blazer mama di rumah masih bagus dan bisa dipakai kok". Ya sudah lah, aku nurut saja, aku taruh lagi ke tempat semula. Ada niatan minggu depannya aku beli blazer tsb sebagai hadiah ulang tahun mama, kan kebetulan momentnya pas, tapi belum sempat beli ternyata mama ada pengeluaran tidak terduga yang cukup besar nominalnya, dan tabunganku pun habis untuk itu. Batal deh beliin blazer untuk mama, tapi papa malah bilang bantuanku itu udah merupakan hadiah ulang tahun buat mama.

Mungkin menurut orang lain keluargaku ini aneh, tapi aku justru terbiasa sama hal itu. Aku masih ingat waktu aku masih kecil, aku kepengeeeennnn banget beli sepatu flat shoes yang bahannya kulit mengkilap, aku sempat merengek minta dibeliin itu buat hadiah ulang tahun aja, tapi mama dan papaku malah bilang "ngapain nunggu buat hadiah ulang tahun, kalau bisa beli hari ini ya kamu bisa punya sepatu itu hari ini, tapi kalau papa dan mama belum punya cukup uang waktu ulang tahunmu ya jangan terlalu maksa", dan akhirnya aku punya sepatu yang aku ingini itu sebulan setelah ulang tahun.

Beberapa orang menganggap hadiah ulang tahun itu penting, sebagai bentuk perhatian terhadap yang berulang tahun. Aku malah jarang banget kasih hadiah ulang tahun, diberi pun juga jarang banget, paling-paling yang kasih aku ya sahabatku semasa sekolah dan pacarku tentunya. Berbeda banget dengan pacarku, dia sudah terbiasa memberi dan diberi hadiah ulang tahun, saat awal-awal berpacaran aku sering banget lupa kasih hadiah ulang tahun ke pacarku, pernah aku kasih hadiah seminggu setelahnya sampe dia agak gondok hahahahaha... sudah kadaluwarsa banget sih... dan aku sendiri kalau minta dibeliin ini-itu jarang banget diturutin, dia baru mau nurutin kalau ada moment yang pas, seperti Valentine dan Ulang Tahun, jadinya ya kedua moment itu aku jadiin senjata, mintanya sering yang mahal-mahal hahahaha... maaf ya Mon...

Sehari sebelum ulang tahun mama, aku sempat iseng-iseng tanya ke mamaku pengen dikasih hadiah ulang tahun apa, eh jawabnya malah "hadiah yang paling bagus bukan materi, tapi doa yang tulus. materi bisa musnah ditelan waktu, tapi kalau doa sampai kapanpun akan abadi dan sangat bermakna",
mendengar perkataan itu rasanya menohok banget deh, tapi aku pantang menyerah, aku tanya lagi apa keinginan mamaku yang selama ini belum keturutan, eh lha kok buaanyak banget yang disebutkan, beberapa yang aku ingat di antaranya ganti mesin cuci, vacum cleaner, ganti kulit sofa ruang tamu, dan mesin jahit. Wah, kalau yang terakhir sih aku juga pengen, karena mesin jahit mama kan sudah sering rewel hehehe

Okay mama, aku akan selalu mendoakan mama supaya selalu sehat, tegar dan bahagia. Maafkan anakmu ini kalau sering mengecewakanmu *big hug & kiss for you*

Love you Mama....


1 komentar:

Terima kasih sudah bersedia membaca hingga akhir posting... ^^

FeedReader button