Di larang COPY PASTE semua tulisan yang ada di dalam blog ini tanpa ijin. Kalau ada yang ingin ditanyakan, sharing dan saling belajar, jangan sungkan kirim email di yuanitacik@gmail.com , dengan senang hati akan saya balas :)

{Don't ever COPY PASTE all text in this blog without permission. If you want to ask, share and learn from each other, do not hesitate to send an email at yuanitacik@gmail.com , i will be glad to reply :) }

Selasa, 10 April 2012

[tutorial] Cara Setting Reply Comment di Blogger

Blog ini sudah dibuat sejak 2008, tapi aku masih belum tau fitur dan pengaturan Blogger secara menyeluruh. Akhir-akhir ini aku sering lihat blog lain yang di setiap komen ada "reply" (untuk yang berbahasa Inggris) atau "balas" (untuk yang berbahasa Indonesia), jadi bisa fokus membalas setiap komennya satu per satu. Sebenarnya pengaturan di blogger sudah cukup mudah dimengerti, tapi aku kok masih aja pusing sendiri padahal sudah pakai bahasa Indonesia lho ^^v
Seperti biasa... aku pun mengandalkan Google, tapi kebanyakan untuk wordpress, kalaupun ada untuk Blogger ternyata harus utak-atik HTML Script, aku gak terlalu senang cara itu, karena aku pikir pasti ada pengaturan dari Blogger, dan ternyata memang ada pengaturannya kok, gak perlu utak-atik HTML Script, senangnya.... Aku menemukan caranya di sini. Sayangnya blog itu berbahasa inggris, tapi untung saja sang pemilik blog tsb mencantumkan gambar, jadi aku mulai mencocokkan pengaturanku, dan ternyata di sini lah point utamanya :
masuk ke Setelan, lalu pilih Pos dan komentar, nah, pastikan lokasi komentar sesuai dengan yang dilingkari, yaitu : Tersemat


sebelum pengaturannya diganti, belum ada "balas" di tiap komentar, jadi kalau balas komentar yang lebih dari satu harus @nama : pesan....


sesudah pengaturannya diganti, sudah ada "balas" di tiap komentar

Okay, semoga gambar-gambar di atas cukup membantu ^^
Selamat mencoba...


Happy blogging all...


Senin, 09 April 2012

Craft #1 : Box File, Tissue Box dan Pattern Box

Happy Easter...

Selamat Paskah...



Berbahagialah kalian yang hari kerjanya Senin-Jumat saja, karena tanggal 6-8 April kemarin bisa menjadi long weekend, kalau aku sih Sabtu tetep masuk, tapi aku gak mau sedih lah... yang penting kan tanggal merah tetap libur hehehe...

Aku sebenarnya pengen melanjutkan jahit dressku yang belum jadi sejak sebulan lalu (tinggal finishing sih...), tapi ternyata... mesin jahit jadul mamaku berulah lagi, jahitannya selalu kencang. Alhasil aku cari kesibukan lainnya, aku bikin pola baju yang lain, walaupun belum tentu bisa dijahit dalam waktu dekat tapi gpp lah, yang penting sudah ada konsepnya hihihihi...

Begitu aku selesai membuat 2 pola baju, lha kok aku lihat buku-buku yang ada di meja kamar berantakan banget, dan pola-pola yang udah aku bikin juga malah jadi kusut karena aku taruhnya di tas spunbond, so kalau ketumpuk barang-barang yang lain pastinya kusut lah... dan selanjutnya ting! i have an idea!
Kenapa gak bikin box untuk buku dan pola baju ya? hhhmmm...

Ternyata... tidak disangka... hobi nyusuh (ngumpulin barang yang sepertinya tidak terpakai) memang ada gunanya lho suatu hari. Contohnya nih... karton hardboard dan kertas kado perca (maksudnya sisa potongan... kalau sisa potongan kain kan namanya kain perca, jadi kalau sisa potongan karton hardboard berarti karton hardboard perca kan?? hehehe maksa ya)
box untuk tempat buku-buku (atas : pola awal, bawah ki-ka : samping, depan, belakang)
Pattern Box - untuk menampung pola-pola baju yang sudah aku bikin
Kondisi mejaku yang ada di kamar (atas : sebelum, bawah : sesudah)
kotak tisue kecil untuk meja kamar

 Hasilnya lumayan kan?? Selain bikin box untuk buku aku juga bikin kotak tissue kecil, karena di kamarku memang belum ada, ambil tissue langsung dari plastik kemasan jadinya gak rapi banget. Lumayan puas lihat kamarku akhirnya rapi, tapi capek juga karena saking keasyikan bikin ini-itu aku lupa minum :(
So... buat kalian yang mau berkreasi, aku kasih beberapa tips sebelum berkreasi, here they are :
  • Siapkan segala perlengkapan yang dibutuhkan, seperti penggaris, pensil, cutter, perekat (lem atau isolasi), kertas dan peralatan juga bahan lainnya
  • Siapkan cemilan yang tidak menimbulkan noda, seperti biskuit. Ini penting banget untuk menggantikan rasa lapar saat berkreasi lho
  • Siapkan minuman yang banyak, sebaiknya air mineral. Ini juga penting, karena tanpa disadari saat keasyikan berkreasi kita males banget berdiri buat sekedar ambil air minum.
  • Atur sirkulasi udara, jangan sampai ruangan yang dipakai terlalu pengap dan panas, karena kalau sampai berkeringat dan keringatnya menetes ke bahan kan nanti sayang bahannya jadi basah
  • Siapkan penunjang mood, seperti musik. Tapi perlu diingat, kalau terbiasa mendengarkan musik dari laptop pastikan baterai masih ada dan tercolok charger supaya gak mati pas lagi asyik-asyiknya dengerin musik
  • At last... pastikan juga suasana menunjang, pastinya gak mau kan lagi asyik-asyiknya eh... ada aja yang ganggu, pastikan segala hal yang mengganggu gak ada at the time
Okay... senangnya liburan walaupun kecepit (Jumat libur, Sabtu masuk, Minggu libur lagi) tapi cukup menghasilkan dan memuaskan. And for next project.. aku pengen bikin tempat peralatan tulis dan sisirku, selama ini aku pakai gelas bekas teh Tong Tji dan Starbucks (bisa dilihat di foto meja kamarku di atas), hihihihi.. benar-benar nyusuh ya.

Happy crafting all...



Senin, 26 Maret 2012

Kreasiku di Masa Kecil [BARBIE]

Adakah di antara kalian yang suka berkreasi di masa kecil?

Adakah yang masa kecilnya suka sekali sama Barbie?


Barbie adalah boneka paling terkenal dan paling laris di dunia yang diperkenalkan di American International Toy Fair, 9 Maret 1959. Diproduksi oleh Mattel, Barbie dan aksesorinya dibuat dengan ukuran skala kurang lebih 1/6 dari ukuran sesungguhnya. Barbie termasuk boneka yang terkenal lengkap aksesorinya, mulai dari pakaian, sepatu, dan tas yang sering dijual terpisah. Barbie sering mengeluarkan produknya dalam beragam jenis dan tema seperti Collector edition (misalnya: Club Couture Barbie, Midnight Tuxedo Barbie) dan Label edition (misalnya: Gold label collection, Special edition).
Ada 3 jenis boneka yang masih bersaudara dengan Barbie, yaitu Ken, Skipper dan Francie. Ketiganya dipasarkan dan kerap dipasangkan dengan Barbie.
co-pas dari Wikipedia

Waktu aku masih kecil, kira-kira masih SD lah, musim banget boneka Barbie, dan aku masih inget sempat merengek ke mamaku waktu belanja di TokoNam (sebelah Hotel Tunjungan, sekarang sudah dirobohkan bangunannya), aku lihat ada boneka barbie keluaran terbaru yang lututnya bisa ditekuk, jadi kalau boneka Barbie itu didudukkan di kursi kakinya bisa rapi dan bagus, gak gampang jatuh. Mama gak langsung kabulkan permintaanku karena aku udah punya boneka Barbie di rumah tapi yang badannya masih kaku semua jadi gak bisa ditekuk-tekuk, paling cuma lengan, kaki, dan lehernya aja yang bisa diputer-puter so... aku pasang tampang cemberut dong, sok-sok melas gitu dan akhirnya mamaku luluh hahahaha... senangnya bukan main saat itu, tapi mamaku berpesan dua hal :
- boneka itu harus dirawat, mulai dari kebersihannya, kerapiannya
- berbagai aksesoris seperti tas, baju, sepatu, dan furnitur atau rumah-rumahan aku harus bikin sendiri, gak boleh minta beli lagi!
Singkat kata aku bilang "IYA" tanpa pikir panjang. Kakakku, walaupun laki-laki dia sering bantu aku, termasuk cari kotak untuk simpan Barbie dan segala atributnya. Dia kasih aku toples kaleng bekas Monde yang kotak, panjangnya sesuai dengan tinggi Barbieku, dia bilang "ini rumah Barbie kamu" hahahaha... imaginasi masa kanak-kanak. Aku merawat boneka Barbie itu, aku selalu bersihkan, setiap selesai bermain aku masukkan ke kotaknya lagi dengan rapi. Dan.... aku belajar bikin baju sederhana buat Barbie-ku.

Boneka Barbie memang cuma mainan, tapi Barbie lah yang bikin aku bisa kreatif, belajar ngerem keinginan, dan konsisten dengan ucapanku. Setiap aku merengek minta beli mainan mamaku selalu ingetin aku "kan sudah janji gak minta beli apa-apa lagi kalau sudah diturutin Barbie... janji harus ditepatin... nanti di rumah bikin sendiri aja ya... pasti bagus" .

Sejak itu setiap ada kain perca sisa dari mamaku menjahit baju, aku ambil dan aku jahit jadi baju Barbie dengan pola yang amat sangat sederhana. Aku belum tau kalau proses jahit-menjahit itu dimulai dari ambil ukuran, bikin pola, trus dijiplak ke kain, gunting kain trus jahit. Aku bikin dengan cara yang amat sangat sederhana sekali
cara kilat bikin baju boneka
Aku merasa beruntung karena mamaku dengan sabar selalu mengingatkan aku dan mengajari aku menjahit. Awalnya aku merasa malu karena baju Barbie yang dijual di toko lebih bagus, lebih keliatan glamour dan modelnya pun cantik-cantik, sedangkan baju Barbie yang aku bikin jauh dari bagus IMO, untungnya mamaku tanpa lelah selalu menghibur aku.

Waktu adik sepupuku yang seumuran datang ke rumah, dia malah terkagum-kagum liat baju Barbieku, wah senangnya...dan kami berdua pun akhirnya asyik sendiri dalam dunia Barbie. Nenek adik sepupuku ini pintar sekali merajut, kami diajari merajut dan kami kreasikan sendiri dengan imajinasi kami, awalnya kami cuma bisa bikin kemben, rok dan pita rambut. Entah dapet ide darimana tiba-tiba saja aku bisa bikin celana pendek, celana panjang, baju lengan pendek, baju lengan panjang, bahkan tas Barbie. Teman-temanku ternyata juga senang lihat koleksi baju Barbieku, bahkan beberapa di antara mereka ada yang minta dibikinin baju Barbie juga, ada juga yang ngajak bikin bareng. Semakin hari aku semakin ketagihan bikin baju Barbie & aksesoriesnya, sampai-sampai hampir gak muat di kotak wkwkwkwkwk...

Sayangnya aku lupa dimana kotak alias "rumah Barbie", masih tersimpan sih, tapi lupa di mana, dan ini beberapa yang masih bisa aku temukan di kotak benang rajutku

koleksi baju Barbie (yang berhasil ditemukan)

celana Barbie pertama (yang aku bikin sama temanku)

jaket Barbie pertama (yang mama ajarin ke aku, kainnya dari kain rokku ^^)

kemben Barbie (hasil belajar dengan adik sepupuku)

rok mini & celana pendek Barbie

baju lengan pendek & celana 7/8 Barbie (sebenarnya ada tasnya juga, tapi ada di "rumah Barbie")
Senangnya membayangkan masa kecilku... Gak aku sangka ketrampilan di masa kecil mempengaruhi masa depan juga, so...
jangan pernah menghalangi kreativitas anak kecil, karena kreativitas itu membawa dampak positif ke depannya.

Selamat berkreasi....






FeedReader button