Awal aku membuat blog (2008) hanya karena memenuhi tugas kuliah, setelah bertahun-tahun tidak terurus dengan baik dan benar, sempat ganti tema ke fotografi tapi gak terlalu serius, sampai akhirnya aku memutuskan untuk serius membenahinya di awal tahun ini, dengan fokus ke belajar jahit-menjahit dan crafting (kerajinan tangan). Aku tidak berharap banyak dari blog ini, harapanku cuma 1 - berbagi apa yang aku tau dan apa yang aku bisa kuasai, jadi saat ada teman-teman yang blogwalking trus nyasar ke sini dan liat blog ini mereka bisa mendapat "sesuatu" yang cukup bermanfaat lah.
Ternyata ngeblog itu memang gampang-gampang susah, gampang lha wong tinggal ketik apa yang ada di pikiran, yang mau dishare, yang mau dipamerkan, susahnya ya membuat membuat apa yang kita ketik di blog menjadi posting yang bermanfaat bagi siapapun yang membacanya dengan cara menampilkan gambar. Kalian pasti sudah sering mendengar dan melihat ungkapan "satu gambar, seribu makna", di blog yang temanya crafting, sewing dan sebangsanya pasti kita selalu liat ada gambarnya. Gambar itu penting banget, karena percuma saja kan berkoar-koar tentang proyek jahit
yang diselesaikan tapi tidak ada gambar yang ditampilkan, malah ntar bakal dicap "ngomong doang" atau "ngobus tok".
Kendala utamaku saat ini adalah kamera, komputer dan modem. Sepertinya hal yang sepele ya, tapi ngeblog tanpa ketiga hal itu rasanya kayak mau makan tapi gak punya wadah apapun. Bayangkan saja, di blog sudah ada 33 draft yang sudah antri pengen segera dipublikasikan, ada yang tutorial, pamer jahitan, review buku, berbagi tips dan trik, tapi semuanya terhenti karena gak ada gambarnya, lha memang gak punya kamera digital, jadi kalau mau jepret-jepret buku, hasil jahitan, atau step by step tutorial ya cari pinjeman dulu, kalo gak ada yang bisa dipinjem ya gigit jari, seperti sekarang ini ( *´ο`*)=3. Sedangkan komputer dan modem, selama ini aku pakai komputer kantor *hihihi... ketauan deh bandelnya di kantor, nyuri-nyuri waktu buat blogging*, jadi setiap sore, menjelang waktu pulang aku sempat-sempatkan ketik draftnya, untuk publish - kapanpun gak masalah, pokoknya draft sudah komplit tinggal klik deh ;). Di rumah ada komputer sih... tapi monitornya sudah minta pensiun, jadinya nganggur tuh di pojokan, masih belum beli penggantinya. Semoga rejeki segera terkumpul supaya bisa beli kamera, monitor dan modem, amin :D
Hampir sebulan ini gak ada posting baru, padahal banyak proyek jahit yang terselesaikan dan ingin dipamerkan di sini, di antaranya Baby Shoes [0-3 bulan], Alas Dudukan Kursi, Blus Raglan Polkadot, Blus Lengan Panjang Polkadot, Blus Ungu Berenda dan yang masih dalam proses yaitu Sprei Bantal Cinta, belum lagi buku-buku yang aku beli *ada sekitar 5 buku*, dan juga tutorial yang pengen aku bagikan. Kendalanya ya balik lagi ke gambar/ foto.
Karena itu, saat ini aku memutuskan ingin istirahat dulu dari aktivitas blogging sampai waktu yang tidak bisa dipastikan. Bukan pensiun selamanya lho ya... hanya untuk sementara waktu, jadi ingat lagunya Pasto
♫ ♪ Aku hanya pergi 'tuk sementara,
bukan 'tuk meninggalkanmu selamanya,
aku pasti 'kan kembali.......♫ ♪
Wah, makin lama cur-col ini jadi mbelarah ke mana-mana, semoga aku bisa segera menemukan alternatif buat semua kendala. Teman-teman yang punya fasilitas lengkap, ayo... jangan sia-siakan... rajin-rajinlah blogging, berbagi hal-hal yang bermanfaat untuk teman-teman yang lain, dan yang terpenting "jangan asal copy-paste blog orang lain"
Sampai jumpa...
Laman
Di larang COPY PASTE semua tulisan yang ada di dalam blog ini tanpa ijin. Kalau ada yang ingin ditanyakan, sharing dan saling belajar, jangan sungkan kirim email di yuanitacik@gmail.com , dengan senang hati akan saya balas :)
{Don't ever COPY PASTE all text in this blog without permission. If you want to ask, share and learn from each other, do not hesitate to send an email at yuanitacik@gmail.com , i will be glad to reply :) }
{Don't ever COPY PASTE all text in this blog without permission. If you want to ask, share and learn from each other, do not hesitate to send an email at yuanitacik@gmail.com , i will be glad to reply :) }
Selasa, 13 November 2012
Kamis, 18 Oktober 2012
Dilema Kain
Dulu aku gak pernah sekalipun ada niatan belajar jahit, kalaupun ada itu cuma ingin bukan niat. Sejak niat belajar jahit dan akhirnya bisa jahit sendiri, pengeeeen banget punya koleksi kain yang banyak, bahkan sering ngiri kalau lihat orang lain punya banyak kain dan bisa jahit macem-macem, tapi begitu keturutan punya banyak kain (walaupun mungkin gak sebanyak yang teman-teman punya) langsung bingung mau dijadiin apa dan kadang suka eman alias sayang kalau kainnya digunting-gunting, takut gagal lah, takut ntar gak kepake lah, takut hasilnya jelek lah, dan berbagai macam alasan lainnya. Aku lebih suka menyebutnya dilema kain, ada yang mengalaminya??? Digunting eman, gak digunting juga eman. Kalau penjahit profesional sih mungkin jarang mengalami hal ini, tapi untuk pemula seperti aku hhhmmmm....gitu deh hehehehe
Suatu hari... karena tau aku suka jahit mamanya pacarku memberi aku 5 [lima] kain batik print [yang satu bahannya katun, yang lainnya lemasss], dan beberapa hari kemudian malah memberi kain brokat merah jambu. Coraknya bagus sih... dan aku sudah merencanakan mau dibuat model bagaimana, tapi mau memulai rasanya malas karena membayangkan kainnya lemes gak ketulungan buat aku yang masih sangat pemula ini.
Akhirnya setiap ke toko kain *offline maupun online* aku selalu cari dan beli kain katun supaya mudah jahitnya dan gak eman, tapi tetap saja dilema kain masih aku rasakan
Berdasarkan pengalaman itu, aku menyimpulkan dilema kain biasanya disebabkan :
1. Harga kain.
Semakin mahal harganya semakin eman untuk memotongnya, belum lagi kalau nanti hasilnya gak bagus, wahhh... bisa nyesek banget tuh. Jadi kalau untuk pemula mending beli kain yang harganya murah *tapi gak murahan lho ya...*, biasanya harga kain katun berkisar Rp 15.000 s/d 35.000 per meternya, kalau mau beli yang lebih mahal terserah sih... asalkan ada budgetnya, jangan sampai duit habis cuman gara-gara kain (^^)v
2. Corak, motif dan warna kain.
Pernahkah kalian ke toko kain melihat kain yang motifnya lucu atau warnanya unik atau tekstur kainnya lain daripada yang lain, trus kalian putuskan untuk beli kain itu, dan ternyata... pas sampe rumah langsung bingung mau dijadikan apa?? Bukan karna gak ada ide, NO! Tapi karena kalian langsung sadar kalau motifnya kurang cocok dijadikan baju atau warnanya terlalu mencolok untuk dijadikan baju maupun aksesoris. Nah lho......bingung kan? Kalau aku sih lebih suka pilih kain dengan motif yang "aman"
3. Tektur kain
Masih berkaitan dengan point no 2 di atas, kita sering melupakan tektur kainnya, apakah kain itu jatuhnya lemes, atau kaku, atau gampang kusut. Kalau aku sih ogah banget mengolah kain yang lemes, membayangkan kain yang lemas, suka lari-lari pas dijahit dan belum lagi resiko kerusakan karena salah jahit di kain yang lemas lebih besar, bisa meninggalkan bekas lubang bahkan ada beberapa serat yang ketarik. Makanya 4 dari 6 kain yang diberi mamanya pacarku masih belum aku apa-apakan (^^)v
4. Nilai history dari kain itu sendiri
Mungkin terdengar aneh, tapi beneran lho beberapa temanku ada yang sayaaaaaang banget memotong kainhanya karena kain itu pemberian alm. neneknya, ada juga yang karena belinya di luar negeri dan limited edition. Kalau sudah begini sih tergantung pada tiap orang masing-masing ya
Sementara itu aja sih yang ada di pikiranku, memang terdengar sepele sekali ya, cuman selembar kain aja kok sampe dilema. Aku sendiri masih sering sekali bingung gimana ya cara mengatasinya, pengen bisa lebih tega memanfaatkan kain supaya jadi sesuatu yang berguna. Yah biarkanlah seiring dengan berjalannya waktu aku bisa menjadi "ratu tega" untuk kain-kain yang aku punya, halaaahhhh....
Selamat ber-Kamis Manis... ^^
Suatu hari... karena tau aku suka jahit mamanya pacarku memberi aku 5 [lima] kain batik print [yang satu bahannya katun, yang lainnya lemasss], dan beberapa hari kemudian malah memberi kain brokat merah jambu. Coraknya bagus sih... dan aku sudah merencanakan mau dibuat model bagaimana, tapi mau memulai rasanya malas karena membayangkan kainnya lemes gak ketulungan buat aku yang masih sangat pemula ini.
| bahan katun cuma yang kedua dari kiri, lainnya lemasss |
Akhirnya setiap ke toko kain *offline maupun online* aku selalu cari dan beli kain katun supaya mudah jahitnya dan gak eman, tapi tetap saja dilema kain masih aku rasakan
Berdasarkan pengalaman itu, aku menyimpulkan dilema kain biasanya disebabkan :
1. Harga kain.
Semakin mahal harganya semakin eman untuk memotongnya, belum lagi kalau nanti hasilnya gak bagus, wahhh... bisa nyesek banget tuh. Jadi kalau untuk pemula mending beli kain yang harganya murah *tapi gak murahan lho ya...*, biasanya harga kain katun berkisar Rp 15.000 s/d 35.000 per meternya, kalau mau beli yang lebih mahal terserah sih... asalkan ada budgetnya, jangan sampai duit habis cuman gara-gara kain (^^)v
2. Corak, motif dan warna kain.
Pernahkah kalian ke toko kain melihat kain yang motifnya lucu atau warnanya unik atau tekstur kainnya lain daripada yang lain, trus kalian putuskan untuk beli kain itu, dan ternyata... pas sampe rumah langsung bingung mau dijadikan apa?? Bukan karna gak ada ide, NO! Tapi karena kalian langsung sadar kalau motifnya kurang cocok dijadikan baju atau warnanya terlalu mencolok untuk dijadikan baju maupun aksesoris. Nah lho......bingung kan? Kalau aku sih lebih suka pilih kain dengan motif yang "aman"
3. Tektur kain
Masih berkaitan dengan point no 2 di atas, kita sering melupakan tektur kainnya, apakah kain itu jatuhnya lemes, atau kaku, atau gampang kusut. Kalau aku sih ogah banget mengolah kain yang lemes, membayangkan kain yang lemas, suka lari-lari pas dijahit dan belum lagi resiko kerusakan karena salah jahit di kain yang lemas lebih besar, bisa meninggalkan bekas lubang bahkan ada beberapa serat yang ketarik. Makanya 4 dari 6 kain yang diberi mamanya pacarku masih belum aku apa-apakan (^^)v
4. Nilai history dari kain itu sendiri
Mungkin terdengar aneh, tapi beneran lho beberapa temanku ada yang sayaaaaaang banget memotong kain
Sementara itu aja sih yang ada di pikiranku, memang terdengar sepele sekali ya, cuman selembar kain aja kok sampe dilema. Aku sendiri masih sering sekali bingung gimana ya cara mengatasinya, pengen bisa lebih tega memanfaatkan kain supaya jadi sesuatu yang berguna. Yah biarkanlah seiring dengan berjalannya waktu aku bisa menjadi "ratu tega" untuk kain-kain yang aku punya, halaaahhhh....
Selamat ber-Kamis Manis... ^^
Senin, 15 Oktober 2012
Statistik Blog Balik dari 0 (nol)
Pagi ini seperti biasanya... tiap sampai kantor pasti buka email dan juga blog. Kaget banget begitu tau statistik blog yang terakhir aku lihat Sabtu 13 Oktober 2012 jam 13.17 masih 16.307 pengunjung, lha kok pagi ini tiba-tiba jadi cuman 3.
Ada apa ya kira-kira???
Apakah ada yang mengalaminya juga???
Memang gak berdampak apa-apa sih di blog secara fisik, atau aku yang gak menyadarinya ya? Sekarang ini aku lihat blogku masih baik-baik saja, postingnya utuh, gambar-gambarnya juga masih ditampilkan dengan baik dan benar, feedjit juga masih berjalan normal, hanya statistiknya saja yang sepertinya tiba-tiba ter-reset tanpa sebab yang jelas.
Ya sudahlah, daripada mikirin statistik yang ngambek gak jelas gitu, mending siapin posting hasil jahitan selanjutnya, harus tetap semangat! \(^.^)/
Sepertinya memang ada masalah teknis di Blogger
Selamat ber-awal minggu ^^
Ada apa ya kira-kira???
Apakah ada yang mengalaminya juga???
Memang gak berdampak apa-apa sih di blog secara fisik, atau aku yang gak menyadarinya ya? Sekarang ini aku lihat blogku masih baik-baik saja, postingnya utuh, gambar-gambarnya juga masih ditampilkan dengan baik dan benar, feedjit juga masih berjalan normal, hanya statistiknya saja yang sepertinya tiba-tiba ter-reset tanpa sebab yang jelas.
Ya sudahlah, daripada mikirin statistik yang ngambek gak jelas gitu, mending siapin posting hasil jahitan selanjutnya, harus tetap semangat! \(^.^)/
***Update (15 oktober 2012 12.00) :
akhirnya statistiknya kembali normal lagi....Sepertinya memang ada masalah teknis di Blogger
Selamat ber-awal minggu ^^
Langganan:
Postingan (Atom)

